by Fahmy ‘Arafat Daulay on Tuesday, June 22, 2010 at 11:39pm

Satu diantara pengalaman saya yang paling berkesan adalah ketika suatu malam seorang ibu paruh baya yang bermarga sama seperti saya (Daulay) datang kerumah saya malam malam. Karena saya sedang diluar maka si ibu ditemani oleh mamak (ibu) saya. Ternyata mereka dulunya sempat jadi guru di sekolah yang sama, jadinya nyambung kalo ngobrol .Saya nyampe dirumah ba’da Isya. Dan dari sinilah semuanya dimulai.

Setelah ngobrol sebentar,akhirnya saya tahu apa persisnya yang dia inginkan. Rupa rupanya dia minta diberi semacam ‘wangsit’ atau ‘ngelmu’ untuk membereskan masalahnya. Memang dari dulu dulu, ibu itu yakin bener dengan ‘kesaktian’ saya.Tapi, saya hanya menawarkan padanya metode relaksasi plus doa yang insya Allah akan bisa membantunya membereskan tantangan yang sedang dihadapinya. Ilmu ini saya dapatkan dari sebuah buku dan diCOMBINE dengan jurus hypno jadul yang saya pelajari kala itu.

Saya gak tahu pasti darimana awalnya, tapi yang jelas sejak pertama kali kami bertemu akibat promosi ibu saya, sepertinya ibu itu sudah percaya banget sama saya. Sebelumnya saya membantunya MENGHAJAR gangguan yang dialaminya yang katanya kena semacam santet dari tetangganya yang iri sama ibu itu.Dan berhasil!

Saat diterapi (pada waktu itu saya masih menggunakan Chikung). Tubuhnya bergerak gerak sendiri terutama dibagian tangan dan kaki. Yah..mungkin gara gara kejadian itu makanya dia percaya abis dengan saya dan APAPUN yang saya katakan dia menerimanya BULAT BULAT.

Parahnya lagi, dalam keyakinannya secara tradisi, jika seorang lelaki muda (apalagi yang cakepnya minta ampun seperti saya, ehem..) yang satu marga dengannya (Daulay) yang bisa menyembuhkan orang atas ijinNya, maka dia pasti bisa menyelesaikan masalah apapun..sekali lagi APAPUN!, layaknya om dukun atau Mr. Paranoid ..eh salah..Paranormal.
hehehe..

Ya ampyun.

Dia juga memanggil saya dengan AYAH POCO (bapak kecil) yang artinya seorang muda yang mendalami bidang penyembuhan atau yang semacamnya. Sebenarnya, saya lebih suka disebut dengan konsultan saja atau yang mirip dengan itu, karena sebutan seperti itu sangat berlebihan dan bisa memusnahkan daya berpikir serta kemampuan alami dari si klien untuk menyelesaikan sendiri tantangan yang dihadapinya. Dan juga bisa membuat sang terapis jadi sombong dengan kemampuan yang diberikan Tuhan pada dirinya

Huuuff..

Ya sudahlah. Yang paling penting kalau klien sudah percaya pada kita berarti separuh masalah sudah selesai walaupun saya merasa nggak enak dengan ‘pengkultusan ‘ seperti itu, padahal saya sudah jelasin bahwa saya hanya fasilitator bukan ‘sang penyembuh’ tapi mungkin di masa itu saya kurang tajam kemampuan komunikasinya makanya dia kurang memahami dan tetap pada sikapnya yang seperti itu.Yo wes..

Kembali ke soal ibu itu, beberapa tantangan yang dihadapinya adalah:

1. Membereskan gangguan fisik yang dialaminya (kaki bengkak, ulu hati terasa menekan, punggung atas gak enak dan lain lain).
2. Dia sering tidur pada jam 1 sampai jam 2 malam karena nyari nyari anak lelakinya yang malas pulang kerumah karena nongkrong terus setiap malam sama teman temannya yang kurang baik.
3. Anaknya itu juga masih pengangguran jadi dia minta tolong juga supaya anaknya dapat kerja .

Saat ibu itu datang, saya baru saja pulang dari rumah teman sekaligus sahabat yang juga terapis . Sebelumnya, kami partneran nerapi seorang klien di Medan (kira kira 10 km dari rumah saya).

Karena masih lelah karena baru pulang nerapi dan mau istirahat sebentar, maka setelah berbasa basi dan sedikit wawancara maka si ibu saya sarankan mendengarkan CD brainwave supaya dia relax dan saya punya waktu untuk nyantai dulu. Fungsinya selain supaya saya memiliki waktu untuk nyantai sebentar, juga untuk menyiapkan Unconsciousnya agar lebih sugestif dengan programming yang akan diberikan.

Setelah menikmati brainwave selama 20 menitan dan saya pun sudah berenergi lagi, maka dimulailah sesi terapi nya.

Saya menginstruksikannya agar berbaring dengan nyaman dan menutup mata serta menarik dan menghembuskan nafas dengan visualisasi dengan warna warna kesukaannya sampai merasa relaks. Selanjutnya melakukan deepening, memasukan sugesti dan mengakhirinya dengan PHS (Post Hypnotic Suggestion). Saat itu ditahun 2007 dan pengetahuan masih minim tentang Hypnosis (sekarang juga masih..hehehe..) tapi ya saya hajar aja, siapa tau berhasil.

Ok , lanjutkan!

Yang terjadi berikutnya?

Setelah sesi selesai, gangguan fisik yang dialaminya perlahan menghilang, perasaannya menjadi lebih tenang setelah sebelumnya gelisah, wajahnya juga kelihatan lebih cerah dan melihat bahasa tubuhnya nampak lebih enerjik. Saya berdiskusi dengannya dan katanya tubuhnya terasa lebih ringan dan perasaannya dipenuhi dengan kedamaian. Setelah melanjutkan obrolan dengan si ibu, maka dia pun mohon diri dan pulang.

Beberapa minggu kemudian, ibu itu datang lagi dan memberitahukan bahwa anaknya malam itu juga pulang tanpa harus dicari cari lagi, dia juga mendapat pekerjaan dalam waktu yang singkat.

BERHASIL!

What happen..?

Singkatnya begini penjelasannya.
Programming yang dilakukan dalam kondisi Trance dibarengi dengan Trust yang tinggi kepada sang terapis (dukun,terapis atau tokoh spiritual) akan menghasilkan getaran energi Unconscious yang sangat kuat, yang langsung berefek dengan hadirnya APAPUN yang diinginkan atau divisualisasikan oleh si klien dengan tuntunan terapis (dalam kasus ini anak yang selalu males pulang dan belum bekerja,serta gangguan fisik yang dialami ibu diatas).

Kenapa saya mau mencoba menerapinya padahal permintaannya tidak masuk akal? (saya juga sebenarnya belum pernah menangani kasus seperti ini).

Yang saya pelajari, unconscious kita itu sangat cerdas dan sangat kuat untuk menarik APAPUN dalam kehidupan kita termasuk menyelesaikan semua masalah kita, tentunya dengan ijinnya Tuhan Semesta Alam. Jadi, sambil berlatih (waktu itu saya juga gak tau bahwa ternyata juga bisa tuh..) ya saya HAJAR aja,mana tau berhasil, and ternyata SUKSES..!!

Alhamdulillah..

Sedikit opini dari saya.Dalam banyak kasus yang saya perhatikan, bahkan emosi negative yang masih ada pada klien seperti dendam, amarah, dengki, iri dan segala jenis emosi jelek lainnya tidak berpengaruh sama sekali dengan keberhasilan programming yang diinstall ke
Unconscious oleh para dukun atau yang mirip dengannya.

Asal sang klien percaya penuh sama si dukun, terapis atau Kyai atau psikolog yang dia YAKINI total, maka pasti sukses walaupun sifat negative masih nempel pada pelaku .Hal ini jamak terjadi di kalangan para dukun yang para kliennya sangat Trust pada dukun itu terlepas dia asli atau gadungan, dan kebanyakan berhasil.

Saya berpendapat seperti ini karena banyak Hypnoterapist dan praktisi teknologi pikiran g menekankan bahwa harus ‘dilepas’ dulu apa yang menjadi block dari klien sehingga didapati hasil yang memuaskan. Padahal, kalo kita perhatikan dilapangan, bahwa sangat banyak kejadian dimana para klien tidak sedikitpun disarankan sang dukun untuk melepas mental block atau yang sejenisnya, cukup dengan percaya penuh dengan SEMUA kata dan persyaratan si dukun (biasanya yang aneh aneh atau yang sangat susah ngedapetinnya , makin susah dapetnya makin percaya penuh dia dengan kesaktian sang dukun) maka terjadilah keinginan si klien.

Namun demikian jika dilakukan proses pelepasan emosi negative tentunya akan lebih berdampak positif bagi hidup dan kehidupan si klien itu juga, dunia akhirat. Saya pribadi juga memilih cara itu.

Yes!

Cukup penjelasan logisnya ,sekarang, apa sih spesifiknya ya saya lakukan pada si klien saya ini?

Yang saya lakukan prosesnya seperti ini:

1. Saya memasukkan ibu itu kedalam kondisi trance yang dalam (Deep Trance) dengan tehnik pernafasan yang digabung dengan sugesti relaksasi yang dalam.
2. Saat Trance,lalu saya memberi sugesti untuk mengimajinasikan anaknya dengan jelas dan nyata ,memeluk anaknya dan berbicara dari hati ke hati tentang apa yang diinginkannya. Setelah merasa cukup, maka saya menginstruksikannya untuk membayangkan cahaya cinta terang berkilau warna pink menyelimuti mereka, yang terasa sangat kuat energi cinta dan kasih sayang memenuhi tubuh dan jiwa mereka.
3. Kemudian, pelan pelan cahayanya diredupkan dan dalam bayangan mental, mereka bergerak menjauh, lalu saya beri saran untuk berdoa dan mengikhlaskan keinginannya.
4. Selanjutnya, menutupnya dengan Termination seperti ini : ‘Mulai hari ini dan seterusnya ibu menjadi semakin bahagia ..Semua masalah ibu sekarang sudah beres..Anak ibu menjadi lebih baik dari sebelumnya..perasaan ibu menjadi lebih nyaman dari sebelumnya..Semua doa ibu dengan mudah dikabulkan oleh Allah..Semua gangguan fisik yang ibu alami sekarang sudah hilang semuanya..berganti dengan kesehatan yang luar biasa dan kebahagiaan tiada tara..
5. Dihitungan kelima bangunlah dengan perasaan penuh kedamaian ,kebahagiaan dan kesehatan yang sempurna satu…dua…tiga .empat…lima….terjadilah..!!

Ketika ibu itu bangun dia merasakan tubuhnya sangat ringan dan perlahan dia pun merasa sembuh ..

Ow yes!

Tehnik Hypnotherapy seperti diatas juga bisa dilakukan untuk mendamaikan suami istri yang sedang bertengkar dan suaminya minggat. Ini terjadi pada tetangga saya yang suaminya minggat gara gara ketahuan mengkonsumsi narkoba didapur rumah mereka dan kedapetan smsan mesra dari teman selingkuhannya. Mirip tehnik diatas, setelah dipraktekkan terjadi ‘The Puter Giling Effect’ yang menyebabkan suaminya kembali dalam waktu seminggu dan berbaikan lagi. Sekarang tetangga saya beserta keluarganya ini sudah kembali ke Aceh dimana dia lahir dan besar disana.

Atau juga pada seorang mahasiswi cakep yang selalu ketakutan ketika berhadapan dengan seorang dosen pembimbingnya. Setelah dilakukan proses yang mirip dengan cara diatas, malah dosennya yang nyaris tak pernah senyum jadi tersenyum ketika bertemu dengan mahasiswi cantik yang sebelumnya selalu grogi ketika berhadapan dengan sang dosen dan urusannya pun berjalan lancar.

Dan kasus yang paling ‘brand new’ yang baru 2 minggu (JUni 2010) ini saya tangani, yaitu seorang lelaki yang menderita gangguan jantung, darah tinggi, sesak nafas berat dan yang selalu mengeluarkan darah jika berdahak akibat makan ati dengan tingkah istrinya, eh..secara ajaib kesehatannya mulai membaik, darah yang selalu keluar tiap berdahak jadi berkurang 80 persen dan anehnya bisa mesra lagi tuh. Saya sendiri menyaksikan mereka saling bercanda dan gelendotan ketika saya bertemu mereka, beberapa hari yang lalu.

Padahal sebelumnya, wah..!! perang yang tak ada habisnya!. Untuk hal ini, saya menggabungkan berbagai tehnik diantaranya EFT dan Ericksonian ditambah hypnosis gaya lama dan akupresur (mungkin saya akan tulis dalam artikel terpisah).

Wuuuushhhh..!! Beres deh.
Ternyata emang bener ya, kalo unconscious sudah diprogram dengan benar maka keajaiban akan terjadi dengan sendirinya. Maha dahsyat kekuasaanNya yang telah menciptakan manusia dengan unconscious yang sangat unik dan penuh keajaiban!.
BTW, Ibu itu juga membawa anak perempuannya yang belum menikah dan kembali saya lakukan tehnik seperti diatas, berita terakhir yang saya dengar dalam waktu singkat dia sudah menikah dengan seorang Sales Person.

Udah dulu deh..

Kita ketemu lagi ya ,di tulisan berikutnya..

NB: Mohon masukan and tanggapannya untuk share pengetahuan dan pengalaman yang lebih konstruktif..

Salam Cahaya.

Fahmy ‘Arafat Daulay