by Fahmy ‘Arafat Daulay on Monday, June 28, 2010 at 11:51am

Pertengahan 2008..

Saya diajak untuk berlatih beladiri bersama seorang teman yang berasal dari sebuah pesantren di Jawa Timur yang menguasai berbagai aliran beladiri terutama Muay Thai (beladiri tradisional Thailand) yang dipelajarinya selama 5 tahun ia nyantri disana. Kejadiannya ba’da Isya didiepan masjid tempat saya biasa Sholat.

Sedikit profil, Pelatih kami ini adalah seorang petarung sejati.Belajar di pondok selama 5 tahun dan gagal. Kegagalannya menyelesaikan studinya dipesantrennya lebih disebabkan karena dia malas belajar dan lebih fokus pada berlatih ..berlatih dan berlatih terus, hingga pendidikannya pun jadi keteteran (dia hanya 5 tahun disana, pendidikannya 6 tahun, namun karena bermasalah akibat hanya hobi bertarung makanya tidak selesai dan pendidikan lanjutannya diteruskan di Medan).

Walau begitu, dalam urusan gebuk menggebuk, orang ini sangat ahli. Dia bisa mengalahkan lima orang Kick Boxer yang sangat terlatih dalam suatu pertarungan di arena latihan pondok. Bayangkan, yang ahli beladiri saja rame rame ngeroyok dia kalah, apalagi orang biasa dan kurus seperti saya.Jadi, orang ini sangat kompeten sebagai pelatih beladiri, walaupun usianya lebih muda dibanding saya.

Kebetulan saya pernah juga sedikit belajar beladiri dan sepertinya bagus juga ikut karena saya jarang olahraga, sekalian ngumpul bareng teman dan menyehatkan tubuh.Rame rame belajar sama seorang Master beladiri bersama teman memang mantap rasanya hehehe.. Yes!. Ok, selesai profil singkatnya.

Teman saya yang lain yang ikut latihan juga bukan sembarangan. Diantaranya ada yang sudah latihan Kungfu dan Silat ditempat lain. Usia mereka juga lebih muda daripada saya. Berkisar 16 -17 tahun,tapi saya nyaman nyaman saja. Pikiran saya, ini cuma latihan fisik dan jurus biasa saja tanpa ada fight atau tarung.

Tapi saya salah!
Pelatih menyuruh kami untuk fight pada latihan perdana ini!!

WADUH!

BAHAYA!

Saya dipasangkan dengan seorang teman yang badannya lebih gede dari saya dan dia adalah praktisi Kung fu yang rajin berlatih baik fisik maupun teknik, Lah..kalo saya? Dengan badan yang kurus kecil dan tak berdaya ini dan nyaris gak pernah berlatih lagi, mau ngelawan dia?
bisa remuklah..

Tapi tunggu!

Tiba tiba terbersit ide di pikiran saya untuk berexperimen menggunakan Hypnosis, siapa tau berhasil. Tapi gimana caranya ya? Kan ini sedang dalam kondisi sadar penuh?.Yang saya tahu bahwa sebuah sugesti haruslah diinstall dalam keadaan rileks total baru bisa ampuh! (Elman Style). Akan tetapi, saya teringat pada sebuah buku yang pernah saya baca (Self Hypnosis Revolution) bahwa kondisi trance juga bisa dicapai tanpa harus melakukan relaksasi progresif dulu.Menurut buku itu , apabila kita dengan fokus pada diri sendiri dan mengucapkan sesuatu berulang ulang sambil ‘merasakan’ nya maka efek sugesti juga bisa masuk dengan sempurna, mirip dengan gaya membaca mantra yang juga berulang ulang (biasanya dengan hitungan tertentu) dengan penuh penghayatan.

Hanya itu yang terpikir untuk saya coba pada saat genting itu, lalu langsung action sambil menunggu dipanggil lagi oleh pelatih untuk fight (sebelumnya pasangan yang lain yang mulai berantem, kalo nggak salah ingat) dengan berjalan mengelilingi lapangan pelan pelan sambil komat kamit dan berusaha konsentrasi dengan afirmasi yang dibaca lalu memasrahkan apapun yang terjadi.

Salam Boxer!

Begitu ucapan yang harus diucapkan dengan keras sebelum hajar menghajar ini dilakukan.

Saya berhadapan langsung dengan lawan saya yang tinggi besar itu sambil rileks dan tetap membaca ‘mantra’ itu dalam hati.Ketika pertarungan dimulai .terjadilah baku hantam antar kami. Pukul tendang..pukul.. tendang.. tangkis..elak..mundur….sillih berganti..Anehnya dari banyak pukulan yang dilancarkan oleh lawan, hanya satu pukulan yang masuk dan itupun tidak sakit. Langkah kaki saya menjadi sangat cepat luar biasa dan bahkan saya mampu melihat SEMUA gerakannya .

Kaki saya bergerak dengan begitu lincahnya, dengan langkah langkah yang taktis dan strategis, sedangkan tangan saya berhasil BERKALI KALI memasukkan pukulan ke tubuhnya tanpa bisa dihindari atau ditangkis.

Karena kena pukul berkali kali dan semua serangannya mentah, maka lawan saya yang baru berusia 16 tahun jadi BERANGASAN!

BAHAYA!!

Dengan penuh kemarahan ,dia menyerang membabi buta! Namun saya tetap tenang dan percaya diri. Ketika dia lengah saya menyerang pahanya yang bagian dalam dengan dengkul saya (waktu itu dia melakukan tendangan samping yang mengarah ke wajah saya dan karena saya melihat gerakannya, secara bersamaan saya mengarahkan dengkul kanan saya ke paha dalamnya).Akibatnya kena! Dia jatuh dan mengaduh – aduh kesakitan!. Pertarungan langsung dihentikan karena dia tak bisa berdiri lagi. Dengkul saya benar benar kena secara telak di paha bagian dalamnya (salah satu titik kelemahan pada tubuh manusia yang jika dihantam dengan pas maka yang kena bisa KO).

Yes! Aku menang!.

Walaupun berhasil mengalahkan teman yang badannya lebih gede itu tapi naluri penyembuh saya lebih dominan sehingga teman yang jatuh tadi saya bantu dengan Accupressure sehingga akhirnya dia bisa kembali normal lagi. Efek dari pertarungan itu juga membuat saya jadi males untuk berantem berantem lagi walaupun hanya latih tanding. Takutnya menyakiti dan saya pun tidak mau lagi kalo disuruh untuk Fight sampai sekarang .Tobat! Saya hanya berharap Tuhan melindungi saya dalam kondisi dimana pertolonganNya dibutuhkan meskipun beberapa tehniknya masih saya latih sedikit sedikit sampai sekarang, untuk jaga jaga.

Walau begitu,teknik diatas bisa jadi berguna bagi anda yang mendalami beladiri, Sport atau menjadi Coach dalam suatu pertandingan kompetisi beladiri.Jika tehnik ini digunakan secara pas maka akan menghasilkan atlet beladiri yang tangguh atau pendekar yang mumpuni.

Yes! Memangnya Mantra apa sih yang saya baca? Bagaimana cara saya melakukannya padahal dalam kondisi yang kira kira 2 atau 3 menit lagi akan melakukan pertarungan yang kurang seimbang itu?

Simple!
Lakukan Ini:

• Yang pertama harus dilakukan adalah INGAT untuk LAKUKAN tehnik ini.
• Kedua, berjalan jalanlah dengan ringan, mungkin mengitari lapangan atau sekedar lompat lompat atau melakukan tendangan atau APAPUN, yang penting nikmati sepenuhnya kegiatan itu dengan sepenuh perasaan anda.
• Selanjutnya ucapkan afirmasi seperti ini dan pastikan supaya anda sendiri bisa mendengarnya, ini berfungsi menjaga kondisi trance yang sudah terbangun diawal dengan kegiatan atau gerakan seperti diatas.
• ‘Saya memiliki kecepatan yang sangat luar biasa…Saya sangat cepat seperti kilat…SEMUA gerakan lawanku terlihat dan bisa kuantisipasi dengan cara yang terbaik..dan APAPUN YANG TERJADI seranganku dan serangan lawanku tidak akan menzalimi kami berdua..semua yang terjadi adalah yang terbaik menurut kehendak Illahi..
• Baca secara perlahan dengan penuh perasaan pada TIAP kata yang anda ucapkan lalu lepaskan hasilnya and FIGHT!

Anda akan merasakan bedanya dalam hal kecepatan, langkah dan pukulan yang anda lakukan. benar benar berbeda!. Pengalaman saya, jika Self Hypnosis dadakan tadi dilakukan dengan benar, maka kecepatan dan kemampuan antisipasi serangan akan meningkat drastis walaupun sudah lama tidak berlatih.

Silakan dicoba. Gunakan kreativitas anda. Hypnosis itu memang ampuh dalam nyaris semua situasi dan kondisi. Tergantung kita mau meng GUNAKAN nya atau tidak.

Use it or lose it.

Nb: By the way,ilmu ini diharapkan hanya digunakan untuk yang baik baik saja. Jika diberikan pada orang yang punya kecenderungan untuk menzalimi oang lain maka saya TIDAK bertanggung jawab akan hal itu.Hidup itu untuk berbagi dan menyayangi, bukan untuk saling menyakiti. Right?

Nb: Tadi malam saya ngobrol dengan teman yang jadi lawan saya waktu itu, ketika saya tanya komennya ternyata pada saat pertarungan itu terjadi, katanya saya seperti menghilang saking cepatnya dan pukulan saya sama sekali tak terlihat!. Hypnosis memang luar biasa!

Semoga Allah merahmati para pendekar yang HANYA menggunakan ilmunya, untuk yang membela kebenaran dan mencegah kejahatan. Amin!

Mohon sharenya..

Salam Kebahagiaan🙂